Oleh: Adi Purwandana | 25 November 2009

Modifikasi BB200 Frateschi

Tulisan berikut ini diambil dari situs: http://www.keretamodel.com.

Di wilayah DAOP IV, Semarang, Loko seri BB200 masih sering terlihat berkeliaran untuk menarik rangkaian atau sekedar sebagai lok langsir. Salah satu rangkaian yang masih dehela oleh lok seri ini adalah Kaligung Ekonomi, yang melayani rute Semarang Poncol – Tegal PP.

Sebagai seorang railfans yang menyukai bentuk lok lokal, ternyata dapat menikmati lok ini sebagai sebuah kereta model. Sekali lagi, produksi keluaran Frateschi yang harus rela dipermak sedikit untuk dapat menjadi lok BB200 yang khas Indonesia.

Untuk dapat memulainya, sebaiknya menyiapkan bahan-bahan dan peralatanberikut ini :

  • Model G12 A-1-A Frateschi (nomor seri 3057), atau lebih baik: chassis G12 A-1-A dan body shell G12 yang standar.
  • Potongan plastik PVC/lembaran plastik bekas kotak cd atau disket.
  • Potongan sprue (rangka) model kit.
  • Lem plastik Tamiya.
  • Dempul Sanpolac, Dempul (putty) Tamiya.
  • Superglue, lem putih/Fox.
  • Amplas no 320, 400, 600, 1000 sampai 1500
  • Cutter besar dan cutter kecil
  • Masking tape Tamiya, Masking tape Nashua yang berwarna krem
  • Thinner Impala, Thinner ‘levelling thinner Gunze Sangyo’
  • Cat semprot Tamiya
  • Primer semprot Tamiya atau Gunze Sangyo
  • Kuas-kuas untuk mengecat model (Tamiya)
  • Sikat gigi bekas yang bersih
  • Kain lap, tissue
  • dan jangan lupa kotak P3K, accidents do happen!

Cara membuat

Bagian Pertama

Langkah 1-6 hanya diperlukan bila model yang kamu pakai adalah model G12 yang sudah dicat

  1. Bongkar model lokomotif, dengan merenggangkan bagian tengahnya di atas tanki BBM. Body shell dan chassis akan bisa dipisahkan. Awas jangan sampai jatuh!
  2. Bongkar kabin lokomotif dengan menarik masing-masing kabin ke sisi kiri dan kanan. Biasanya kamu bisa lihat bahwa kabin ini renggang atau tidak menempel dengan baik ke body shell, kalau demikian, tab yang mengunci kabin ke body shell harus dipotong sedikit (1 mm di atas dan bawah saja sudah cukup). Lepaskan semua komponen transparan dan simpan dengan aman (jangan dekat-dekat cat, thinner, apalagi lem, atau malah terinjak)
  3. PERHATIKAN BAHWA YANG BERIKUT INI CUKUP BERBAHAYA! NO SMOKING PLEASE! LAKUKAN DI TEMPAT TERBUKA/VENTILASI BAIK! Ke dalam sebuah wadah yang cukup panjang/bisa merendam seluruh body shell lokomotif, tuangkan levelling thinner GS sehingga cukup untuk merendam satu sisi body shell (sisi lain bisa dikerjakan sesudahnya). JANGAN PAKAI THINNER IMPALA!
  4. Tunggu 1-2 menit, mulailah menggosok untuk mengelupas cat dengan sikat 4. gigi bekas. Pakailah masker dan sarung tangan plastik! Awas uap thinner ini lumayan bikin fly. Cat yang dipakai di model Frateschi ini seperti karet, dan pengupasannya susah. Tapi seandainya tidak dikupas, kemungkinan mengelupas di masa depan cukup besar.
  5. Gosok terus dan usahakan semua keping cat asli lokomotif sudah hilang, kalau perlu buang thinner lama dan tambahkan thinner yang masih segar. Jangan lupa kupas juga cat di kedua kabin lokomotif.
  6. Hati-hati lok yang direndam thinner ini plastiknya menjadi agak RAPUH, terutama di bagian anak tangga di masing-masing ujung. Jangan sampai jatuh!
  7. Cuci model lokomotif dengan sabun pencuci piring untuk menghilangkan minyak yang mungkin tersisa.
  8. Mulai bekerja! Perbedaan utama BB200 dan model Frateschi yang masih belum dimodifikasi terutama bisa dilihat di ujung-ujungnya (lihat foto 1 dan foto 2)

Bagian Kedua

Nah, ketahuan kan bagian mana yang harus diubah? Untuk bagian belakang sama dengan sisi yang pendek.

Awas jangan sampai detil pintu di bawahnya teramplas! Gunakan masking tape Nashua untuk menutupi bagian-bagian yang harus diamankan. Untuk mengamplas dengan efektif, jangan pakai air, kecuali ketika sudah mendekati bentuk yang diharapkan (dengan amplas halus).

Setelah hidung dipotong, hasilnya seperti foto 3 di bawah ini:


Udah mulus kan bagian-bagian yang seperti ‘kutil’ di dekat lampu dan detil di bagian bawahnya? Sekarang waktunya menambah detil2 untuk bagian bawah. Lingkaran kuning: detil pegangan tangan ini dibuat dari detil yang sudah ada, dengan membuang sisi-sisi kiri/kanan dan tengah dari detil pengangkat coupler. Tidak perlu membuat lagi yang baru. Yang perlu dibuat adalah detil lampu lampu semboyan (lihat lingkaran merah). Buatlah detil ini dari plastik PVC/ plastik lain dengan ketebalan 1 mm. Ukurannya untuk kiri dan kanan: 2×6 mm, untuk yang tengah, 2×4 mm. Amplaslah sisi-sisinya supaya agak melengkung. Juga buatlah detil cantolan rantai dari plastik selebar 3mm yang dipotong berbentuk setengah lingkaran.

Modifikasi paling signifikan untuk membuat BB200 adalah untuk membuang kipas dynamic brake di bagian atas hidung lokomotif. Caranya adalah dengan mendempulnya. Pertama, tempelkan masking tape ke keempat sisi lubang kipas (lihat foto 4)


Potong sedikit bagian tengah kipas, karena mungkin akan menonjol. Awas jangan memotong sisi-sisi lubang kipas. Amplaslah sedikit sisi-sisi dalam lubang kipas supaya dempul nantinya bisa melekat dengan baik.

Mulailah mendempul dengan dempul Sanpolac (mungkin bisa pakai Isamu, tapi kok pengalamanku gak pernah berhasil baik). Dempul Sanpolac harus dicampur dengan pengeras, jadi memang agak ribet, campurlah sedikit-sedikit saja dulu. Pelan pelan oleskan dempul di sisi bagian dalam sampai seluruh lubang menjadi tertutup (tidak perlu halus, karena nanti bisa diamplas lagi).

Tunggu semua dempul mengering, sekitar 1-2 hari, mulailah mengamplas dempul hingga halus. Biasanya akan ada celah-celah dalam dempul Sanpolac ini, karena dia akan sedikit mengkerut. Sesudah tidak mengkerut lagi, oleskan dempul Tamiya, tunggu kering lagi dan amplas.

Perhatikan foto 5 di bawah :


Kelihatan kan kalau lok Frateschi yang asli (yang dicat sebagai BB201) di atas ada sedikit perbedaan detil dengan BB200, yaitu bahwa louver yang berdiri sendiri di belakang keenam louver di belakang kabin tidak ada? Nah, kalau bisa, amplaslah louver ini (di kedua sisi body shell). Hati-hatiiiii sekali karena resikonya detil pintu di sekelilingnya bisa buyar.

Bagian Ketiga

Nah, pada titik ini model BB200 kita sudah hampir selesai, tapi kita masih harus memasang lagi kabin lokomotif. Perhatikan foto 6:


Bagian dalam body shell sebaiknya dipotong supaya tidak terlihat dari luar (memotongnya tidak perlu terlalu rapi). BTW, kelihatan juga kan kalau klakson yang berada di belakang kabin sudah dilepas dan lubangnya didempul?.

Perhatikan lagi foto 1, 3, 4 dan 6 di atas. Molding asli kabin lokomotif ini ternyata kurang detil di bagian bingkai dalam jendela. Buatlah sendiri bingkai jendela ini dari plastik tipis, dengan lebar 1 mm. Dempullah kedua ujung dan sisinya supaya bentuk lengkungnya simetris.

Rekatkan kedua kabin ke body shell. Gunakan lem plastik Tamiya. Setelah kering, dempullah celah-celah yang mungkin ada. Amplas hingga halus.

Modelmu sekarang seharusnya seperti di gambar 7 di bawah ini.


Buatlah kotak alat-alat yang ditempatkan di bagian kanan depan kabin dengan plastik PVC seukuran 17 x 5 mm. Perhatikan juga bahwa ada detil ‘dekik’ di cowcatcher.

Untuk sisi satunya, buatlah klakson dengan menggunakan sprue. Caranya mudah : panaskan sprue dengan lilin (seperti untuk membuat benang sprue, para modeler kit pasti sudah tahu). Tapi kali ini yang dipakai adalah ujungnya, yang berbentuk kerucut. Potong kerucut itu seukuran dengan klakson yang sudah ada, dan buat detil untuk bagian belakang klakson tsb seperti gambar ini :


Trik: lebih mudah membuat dua klakson dengan bentuk serupa dibandingkan membuat 1 klakson yang sama persis dengan klakson yang sudah ada.

Sekarang ke langkah berikutnya: pengecatan! Tutorial ini tidak akan membahas pengecatan, karena ada beberapa skema untuk BB200 : krem-hijau (asli), merah tua-biru (sekarang), kuning-hijau (BB20029), putih (BB200 yang ditempatkan di Akpol). Silakan google sendiri “BB200″ untuk mencari tahu BB200 dalam skema seperti apa yang diinginkan. Sekarang ini ada dua BB200 yang dikembalikan catnya ke warna aslinya lho (meskipun salah satunya warna kremnya terlalu kuning) !.

Pasang kembali jendela dan komponen transparan lainnya setelah pengecatan selesai. Setelah kamu pasang bingkai dalam di kabin, kemungkinan jendela tidak bisa dipasang lagi. Eniwei, plastik jendela ini biasanya mutunya gak terlalu bagus. Mendingan gunakan lem Fox sebagai gantinya. Oleskan sedikit lem Fox di tusuk gigi, tempelkan ke lubang jendela, putarkan dan tarik sehingga ada lapisan yang menutupi jendela. Tunggu kering, sesudahnya dia akan jadi transparan. Jendela yang tengah tidak usah dipasang, toh aslinya jarang sekali BB200 yang terlihat dengan jendela ditutup. Atau, bisa juga potong jendela tengah dan tempelkan dengan lem Fox. Jangan pakai lem plastik karena pasti belepotan!.


Responses

  1. ada…

  2. bisa U20C, tapi sayang khan sudah mirip CC201…

  3. bisa ke produsen-nya langsung Jl Cibadak 248 Bandung. Harga 1,2 jt (analog)

  4. bisa….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: