Edisi Spesial menampilkan desain resolusi tinggi pola Lokomotif Diesel yang beroperasi di Indonesia pada era PJKA, PERUMKA, dan PTKAI. Disertai dengan file-file yang berisi Spesifikasi/Data Teknis dan Ulasan ringkas pada setiap Lokomotif menjadikan CD ini sebagai wahana pengenalan dunia Perkeretaapian di Indonesia. BB204 LH, sepintas mirip BB 302 tapi begitu lihat ekornya...jelas beda!! DIESEL ELECTRIC LOCOMOTIVES ::

  • BB200

-PJKA – Kuning Hijau -PERUMKA – Merah Biru

  • BB201

-PJKA – Kuning Hijau -PERUMKA – Merah Biru

  • BB202

-PJKA – Kuning Hijau -PERUMKA – Merah Biru

  • BB203

-PERUMKA – Merah Biru

  • BB204

-PJKA – Kuning Hijau -PERUMKA – Merah Biru -PTKAI – Putih

  • CC200

-PJKA – Kuning Hijau -PERUMKA – Merah Biru

  • CC201

-PJKA – Kuning Hijau -PERUMKA – Merah Biru -PTKAI – Putih

  • CC201 56 (Donald Bebek)

-PERUMKA – Merah Biru -PTKAI – Putih

  • CC201 129R (Hidung Miring)

-PERUMKA – Merah Biru

  • CC202

-PERUMKA – Merah Biru

  • CC203

-PTKAI – Putih

  • CC204 Batch 1

-PTKAI – Putih

  • CC204 Batch 2

-PTKAI – Putih

DIESEL HYDRAULIC LOCOMOTIVES ::

  • BB301

-PJKA – Kuning Hijau -PERUMKA – Merah Biru -PTKAI – Putih

  • BB302

-PJKA – Kuning Hijau -PERUMKA – Merah Biru -PTKAI – Putih

  • BB303

-PJKA – Kuning Hijau -PERUMKA – Merah Biru -PTKAI – Putih

  • BB304

-PJKA – Kuning Hijau -PERUMKA – Merah Biru -PTKAI – Putih

  • BB305 CFD Jenbacher
-PERUMKA – Merah Biru
  • BB306

-PJKA – Kuning Hijau -PERUMKA – Merah Biru -PTKAI – Putih

+Data Teknis setiap Jenis Lokomotif

++ BONUS SPESIAL !

Desain Gerbong K3 (Kereta Ekonomi)

Miliki CD ini dan ciptakan suasana dekoratif di ruangan Anda dengan hadirnya pernik Kereta Api yang bernuansa Edukatif. Beberapa manfaat dan fasilitas yang dapat Anda upayakan dari CD Spoorkertas :

MUSEUM LOKOMOTIF Ciptakan sebuah ruangan mini ‘Museum Lokomotif’ di rumah Anda. Bagi Anda yang memiliki putera-puteri atau berafiliasi dengan playgroup/Sekolah, jadikan ‘Museum’ ini media pengenalan dunia perkeretaapian kita.

SOUVENIR Bukan berlebihan bahkan bisa menghemat biaya jika Anda menghadirkan souvenir miniatur Kereta Api (KA) kertas dalam acara ulang tahun si Kecil atau acara-acara lainnya.

HOME INDUSTRY Menciptakan usaha rumahan yang Anda pasarkan sendiri barangkali juga bisa menjadi pilihan dengan menjual produk KA Kertas yang anda cetak dari desain dalam CD ini. Jangan lupa sisihkan hasil penjualan produk jadi ini untuk aktivitas da’wah atau sesama ya…

HADIAH/GIFT Kemas hasil rakitan desain dalam CD ini untuk seseorang barangkali juga hal yang unik. CD ini juga bisa menjadi bingkisan spesial yang langka bagi rekan/ teman spesial Anda.

Harga : Rp. 200.000

(Belum termasuk ongkos kirim)

Ongkos Kirim (TIKI) : Rp. 15.000 (Jabodetabek, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Bandung, Semarang) Rp. 30.000 (Jawa, di luar kota tersebut)

Pemesanan :

SMS. 0813 1971 3400

Format Pemesanan : <Nama>spasi<alamat pengiriman lengkap> Sesaat setelah SMS Kami terima, akan ada konfirmasi cara pembayaran. Catatan : CD yang Kami kirimkan telah mengalami pengecekan di beberapa komputer sebelum dipaketkan. Komplain terkait kerusakan/tidak terbaca dapat ditukarkan/paketkan kembali ke Kami dalam tempo 10 hari sejak diterima dengan transfer lagi biaya pengiriman.

All Content Designed by :

ADI PURWANDANA

Jl. Pasir Putih I Ancol Timur Jakarta 14430

Oleh: Adi Purwandana | 27 November 2009

MUDIK ‘IED ADHA :: Banten Ekspres

Diberangkatkan dari Stasiun Jakarta Kota tepat waktu 13 : 10 WIB, ditarik Loko tua BB304 19

Sampai di stasiun Cisauk 15:00, terlambat 15 menit dari biasanya. Ini karena berhenti terlalu lama di setiap stasiun…, toleransi karena penumpang yang membludak…

Bahkan WC pun overload…

Tak mau ketinggalan…, atap pun jadi…

SELAMAT HARI RAYA ‘IEDUL ADHA 1430 H

Sesungguhnya ibadah haji adalah bukti persatuan kaum Muslim, yaitu jeritan minta tolong agar mereka kembali untuk melindunginya, mendirikan negaranya, dan membaiat khalifahnya, agar mereka kembali menjadi kelompok yang kokoh, kuat dan diperhitungkan… Allahuakbar walillahil hamd!!!

Semoga Allah SWT menerima ibadah Kurban kita… amiin…

Oleh: Adi Purwandana | 25 November 2009

Modifikasi BB200 Frateschi

Di wilayah DAOP IV, Semarang, Loko seri BB200 masih sering terlihat berkeliaran untuk menarik rangkaian atau sekedar sebagai lok langsir. Salah satu rangkaian yang masih dehela oleh lok seri ini adalah Kaligung Ekonomi, yang melayani rute Semarang Poncol – Tegal PP.

Sebagai seorang railfans yang menyukai bentuk lok lokal, ternyata dapat menikmati lok ini sebagai sebuah kereta model. Sekali lagi, produksi keluaran Frateschi yang harus rela dipermak sedikit untuk dapat menjadi lok BB200 yang khas Indonesia.

Untuk dapat memulainya, sebaiknya menyiapkan bahan-bahan dan peralatanberikut ini :

  • Model G12 A-1-A Frateschi (nomor seri 3057), atau lebih baik: chassis G12 A-1-A dan body shell G12 yang standar.
  • Potongan plastik PVC/lembaran plastik bekas kotak cd atau disket.
  • Potongan sprue (rangka) model kit.
  • Lem plastik Tamiya.
  • Dempul Sanpolac, Dempul (putty) Tamiya.
  • Superglue, lem putih/Fox.
  • Amplas no 320, 400, 600, 1000 sampai 1500
  • Cutter besar dan cutter kecil
  • Masking tape Tamiya, Masking tape Nashua yang berwarna krem
  • Thinner Impala, Thinner ‘levelling thinner Gunze Sangyo’
  • Cat semprot Tamiya
  • Primer semprot Tamiya atau Gunze Sangyo
  • Kuas-kuas untuk mengecat model (Tamiya)
  • Sikat gigi bekas yang bersih
  • Kain lap, tissue
  • dan jangan lupa kotak P3K, accidents do happen!

Cara membuat

Bagian Pertama

Langkah 1-6 hanya diperlukan bila model yang kamu pakai adalah model G12 yang sudah dicat

  1. Bongkar model lokomotif, dengan merenggangkan bagian tengahnya di atas tanki BBM. Body shell dan chassis akan bisa dipisahkan. Awas jangan sampai jatuh!
  2. Bongkar kabin lokomotif dengan menarik masing-masing kabin ke sisi kiri dan kanan. Biasanya kamu bisa lihat bahwa kabin ini renggang atau tidak menempel dengan baik ke body shell, kalau demikian, tab yang mengunci kabin ke body shell harus dipotong sedikit (1 mm di atas dan bawah saja sudah cukup). Lepaskan semua komponen transparan dan simpan dengan aman (jangan dekat-dekat cat, thinner, apalagi lem, atau malah terinjak)
  3. PERHATIKAN BAHWA YANG BERIKUT INI CUKUP BERBAHAYA! NO SMOKING PLEASE! LAKUKAN DI TEMPAT TERBUKA/VENTILASI BAIK! Ke dalam sebuah wadah yang cukup panjang/bisa merendam seluruh body shell lokomotif, tuangkan levelling thinner GS sehingga cukup untuk merendam satu sisi body shell (sisi lain bisa dikerjakan sesudahnya). JANGAN PAKAI THINNER IMPALA!
  4. Tunggu 1-2 menit, mulailah menggosok untuk mengelupas cat dengan sikat 4. gigi bekas. Pakailah masker dan sarung tangan plastik! Awas uap thinner ini lumayan bikin fly. Cat yang dipakai di model Frateschi ini seperti karet, dan pengupasannya susah. Tapi seandainya tidak dikupas, kemungkinan mengelupas di masa depan cukup besar.
  5. Gosok terus dan usahakan semua keping cat asli lokomotif sudah hilang, kalau perlu buang thinner lama dan tambahkan thinner yang masih segar. Jangan lupa kupas juga cat di kedua kabin lokomotif.
  6. Hati-hati lok yang direndam thinner ini plastiknya menjadi agak RAPUH, terutama di bagian anak tangga di masing-masing ujung. Jangan sampai jatuh!
  7. Cuci model lokomotif dengan sabun pencuci piring untuk menghilangkan minyak yang mungkin tersisa.
  8. Mulai bekerja! Perbedaan utama BB200 dan model Frateschi yang masih belum dimodifikasi terutama bisa dilihat di ujung-ujungnya (lihat foto 1 dan foto 2)

Bagian Kedua

Nah, ketahuan kan bagian mana yang harus diubah? Untuk bagian belakang sama dengan sisi yang pendek.

Awas jangan sampai detil pintu di bawahnya teramplas! Gunakan masking tape Nashua untuk menutupi bagian-bagian yang harus diamankan. Untuk mengamplas dengan efektif, jangan pakai air, kecuali ketika sudah mendekati bentuk yang diharapkan (dengan amplas halus).

Setelah hidung dipotong, hasilnya seperti foto 3 di bawah ini:


Udah mulus kan bagian-bagian yang seperti ‘kutil’ di dekat lampu dan detil di bagian bawahnya? Sekarang waktunya menambah detil2 untuk bagian bawah. Lingkaran kuning: detil pegangan tangan ini dibuat dari detil yang sudah ada, dengan membuang sisi-sisi kiri/kanan dan tengah dari detil pengangkat coupler. Tidak perlu membuat lagi yang baru. Yang perlu dibuat adalah detil lampu lampu semboyan (lihat lingkaran merah). Buatlah detil ini dari plastik PVC/ plastik lain dengan ketebalan 1 mm. Ukurannya untuk kiri dan kanan: 2×6 mm, untuk yang tengah, 2×4 mm. Amplaslah sisi-sisinya supaya agak melengkung. Juga buatlah detil cantolan rantai dari plastik selebar 3mm yang dipotong berbentuk setengah lingkaran.

Modifikasi paling signifikan untuk membuat BB200 adalah untuk membuang kipas dynamic brake di bagian atas hidung lokomotif. Caranya adalah dengan mendempulnya. Pertama, tempelkan masking tape ke keempat sisi lubang kipas (lihat foto 4)


Potong sedikit bagian tengah kipas, karena mungkin akan menonjol. Awas jangan memotong sisi-sisi lubang kipas. Amplaslah sedikit sisi-sisi dalam lubang kipas supaya dempul nantinya bisa melekat dengan baik.

Mulailah mendempul dengan dempul Sanpolac (mungkin bisa pakai Isamu, tapi kok pengalamanku gak pernah berhasil baik). Dempul Sanpolac harus dicampur dengan pengeras, jadi memang agak ribet, campurlah sedikit-sedikit saja dulu. Pelan pelan oleskan dempul di sisi bagian dalam sampai seluruh lubang menjadi tertutup (tidak perlu halus, karena nanti bisa diamplas lagi).

Tunggu semua dempul mengering, sekitar 1-2 hari, mulailah mengamplas dempul hingga halus. Biasanya akan ada celah-celah dalam dempul Sanpolac ini, karena dia akan sedikit mengkerut. Sesudah tidak mengkerut lagi, oleskan dempul Tamiya, tunggu kering lagi dan amplas.

Perhatikan foto 5 di bawah :


Kelihatan kan kalau lok Frateschi yang asli (yang dicat sebagai BB201) di atas ada sedikit perbedaan detil dengan BB200, yaitu bahwa louver yang berdiri sendiri di belakang keenam louver di belakang kabin tidak ada? Nah, kalau bisa, amplaslah louver ini (di kedua sisi body shell). Hati-hatiiiii sekali karena resikonya detil pintu di sekelilingnya bisa buyar.

Bagian Ketiga

Nah, pada titik ini model BB200 kita sudah hampir selesai, tapi kita masih harus memasang lagi kabin lokomotif. Perhatikan foto 6:


Bagian dalam body shell sebaiknya dipotong supaya tidak terlihat dari luar (memotongnya tidak perlu terlalu rapi). BTW, kelihatan juga kan kalau klakson yang berada di belakang kabin sudah dilepas dan lubangnya didempul?.

Perhatikan lagi foto 1, 3, 4 dan 6 di atas. Molding asli kabin lokomotif ini ternyata kurang detil di bagian bingkai dalam jendela. Buatlah sendiri bingkai jendela ini dari plastik tipis, dengan lebar 1 mm. Dempullah kedua ujung dan sisinya supaya bentuk lengkungnya simetris.

Rekatkan kedua kabin ke body shell. Gunakan lem plastik Tamiya. Setelah kering, dempullah celah-celah yang mungkin ada. Amplas hingga halus.

Modelmu sekarang seharusnya seperti di gambar 7 di bawah ini.


Buatlah kotak alat-alat yang ditempatkan di bagian kanan depan kabin dengan plastik PVC seukuran 17 x 5 mm. Perhatikan juga bahwa ada detil ‘dekik’ di cowcatcher.

Untuk sisi satunya, buatlah klakson dengan menggunakan sprue. Caranya mudah : panaskan sprue dengan lilin (seperti untuk membuat benang sprue, para modeler kit pasti sudah tahu). Tapi kali ini yang dipakai adalah ujungnya, yang berbentuk kerucut. Potong kerucut itu seukuran dengan klakson yang sudah ada, dan buat detil untuk bagian belakang klakson tsb seperti gambar ini :


Trik: lebih mudah membuat dua klakson dengan bentuk serupa dibandingkan membuat 1 klakson yang sama persis dengan klakson yang sudah ada.

Sekarang ke langkah berikutnya: pengecatan! Tutorial ini tidak akan membahas pengecatan, karena ada beberapa skema untuk BB200 : krem-hijau (asli), merah tua-biru (sekarang), kuning-hijau (BB20029), putih (BB200 yang ditempatkan di Akpol). Silakan google sendiri “BB200″ untuk mencari tahu BB200 dalam skema seperti apa yang diinginkan. Sekarang ini ada dua BB200 yang dikembalikan catnya ke warna aslinya lho (meskipun salah satunya warna kremnya terlalu kuning) !.

Pasang kembali jendela dan komponen transparan lainnya setelah pengecatan selesai. Setelah kamu pasang bingkai dalam di kabin, kemungkinan jendela tidak bisa dipasang lagi. Eniwei, plastik jendela ini biasanya mutunya gak terlalu bagus. Mendingan gunakan lem Fox sebagai gantinya. Oleskan sedikit lem Fox di tusuk gigi, tempelkan ke lubang jendela, putarkan dan tarik sehingga ada lapisan yang menutupi jendela. Tunggu kering, sesudahnya dia akan jadi transparan. Jendela yang tengah tidak usah dipasang, toh aslinya jarang sekali BB200 yang terlihat dengan jendela ditutup. Atau, bisa juga potong jendela tengah dan tempelkan dengan lem Fox. Jangan pakai lem plastik karena pasti belepotan!.

(Adapted from : http://www.keretamodel.com)

Oleh: Adi Purwandana | 21 November 2009

Pilihan Kereta Api Model : Analog atau Digital?

Dengan semakin majunya teknologi saat ini, kereta api model pun terkena imbasnya. Saat ini kereta api model jenis digital telah banyak memasuki pasaran. Model-model produksi pabrik terkenalpun sudah memiliki koleksi digital selain analog.

Bagi penggemar kereta api model pemula mungkin akan dihadapkan kepada dua pilihan ini, tidak seperti para pecinta senior yang mungkin sudah sejak lama menikmati kerumitan sistem analog.

Sistem Analog

Azas kerja dari kereta api model adalah supply listrik di rel yang menggerakan motor listrik di dalam kereta api model. Pada sistem analog, kereta api dapat berjalan dengan merubah voltage di atas rel sehingga motor dapat berputar lebih cepat atau melambat, begitu juga saat hendak memundurkan rangkaian, hanya dengan merubah kutub listrik, maka motor listrik dapat berputar searah atau berlawanan jarum jam. Semua itu diatur melalui alat kontrol.

Jika dalam sebuah layout terdapat lebih dari satu rangkaian kereta api, maka diperlukan lebih dari satu controller. Layout rel pun dibagi dalam beberapa blok terpisah yang masing-masing blok diatur oleh satu pengkontrol. Hal ini untuk memudahkan dalam menjalankan lebih dari satu rangkaian kereta api model di dalam sebuah layout.

Keunikan dari system analog adalah system kerjanya yang menyerupai sistem kerja kereta api, dimana setiap rangkaian kereta api harus berjalan berdasarkan blok dan tidak boleh saling tumpang tindih.

Kekurangan dari sistem analog adalah membutuhkan banyak kontroler serta kemahiran yang tinggi saat menjalankan banyak rangkaian sekaligus.

Sistem Digital

Dasar sistem digital masih menerapkan pola yang sama dengan sistem analog, supply tenaga listrik masih disalurkan melalui rel dan menggerakan motor listrik di dalam kereta model. Pengembangannya adalah pada sistem digital, terdapat pulsa-pulsa digital melalui rel yang akan diterima oleh dekoder digital di dalam kereta model. Setiap kereta model akan memiliki digital address yang menandai keberadaannya. Setiap perubahan dari kontroler akan berdasarkan alamat sehingga banyak kereta api model dengan sistem digital dapat dijalankan secara bersamaan hanya dengan satu kontroler pada sebuah layout.

Dengan menggunakan teknik digital, kereta api model dapat memiliki fitur yang lebih kaya tidak sekedar maju dan mundur. Sistem digital dapat membuat kereta api untuk menyalakan lampu dan membunyikan klakson (Semboyan 35). Selain itu dengan sistem digital, pengaturan signal dapat dilakukan melalui satu pengkontrol yang sama.

Pilihan

Jika melihat trend ke depan, sistem digital dipastikan akan terus mengalami perkembangan, dan bagi pemula, memilih sistem digital adalah pilihan yang baik. Tetapi apabila budget menjadi sebuah kendala, sistem analog masih memberikan harga yang masuk akal, dan dikemudian hari saat sudah siap memasuki dunia digital, tinggal menambahkan decoder yang dapat dibeli terpisah.

(Main Source : http://www.keretamodel.com)

Oleh: Adi Purwandana | 21 November 2009

Mengenali Kreativitas Kereta Model

Luas Ruang

Mengukur dengan baik luas ruang yang akan digunakan sangat penting. Karena keberadaan meja layout juga menjadi penentu baik tidaknya tata ruang di dalam rumah. Tampilannya juga harus memikat : mudah dilihat, dijangkau, dirawat dan dioperasikan.

Skala HO atau N

Dari ukuran luas ruang tersebut, penggunaan kereta model sesuai skala dapat ditentukan. HO dengan perbandingan 1 : 87 atau N yang berbanding 1 : 160 dari kereta aslinya. Tentu saja, penentuan ini dengan segala konsekuensinya. Misalnya : tampilan layout menjadi terbatas dan lain sebagainya untuk ruangan yang tidak cukup luas. Sebaliknya, tidak akan bermasalah bila luas ruangannya memadai.

Layout Track

Rancang bangun layout track harus dipertimbangkan matang sebelum diputuskan. Bentuk layout track berpengaruh pada :

  1. Asal model, jenis lok dan gerbong yang melintas di atasnya.
  2. Bentuk dan model aksesori miniatur bangunan yang akan digunakan.
  3. Nuansa yang akan dihadirkan di atas meja. Nuansa inilah yang akan menentukan tampilan pribadi hobiesnya. Bila industriawan, nuansanya akan condong ke suasana kesibukan di area pabrik dan lain sebagainya.
  4. Besar kecilnya anggaran yang diperlukan.

Model USA, Euro, atau Indonesia

Kereta model USA dan Euro inilah yang umum digunakan hobies di seluruh dunia, baik di skala HO atau N. Untuk model Indonesia, lebih khas lagi, meskipun model USA yang mirip untuk dimodifikasi, seperti CC201 yang bisa dipermak dari U20C-nya Frateschi. Mana yang dipilih, semuanya memiliki konsekuensi pada :

  1. Bentuk layout track yang dapat dilintasinya dengan baik dan tidak.
  2. Besar kecilnya anggaran yang diperlukan.

Sistem Kendali

Ada dua system yang digunakan saat ini : digital dan konvensional. System ini harus ditentukan sejak awal karena sangat berpengaruh pada penataan dan penggunaan piranti elektronik pendukung pada layout track yang tentunya – juga pada anggaran yang dibutuhkan.

  1. Digital : dapat mengendalikan locomotive secara individual. Memberikan perintah perintah untuk memfungsikan bel, sound efek, mati hidupkan lampu dan menghidupkan atau mematikan smoke generator.
  2. Konvensional : mengendalikan locomotive sebagaimana gerak arus listrik dari transformator. Pengendalian secara individual hanya bisa dilakukan dengan system cut of pada arus listrik dalam layout track.

Khusus di skala HO, ada dua system catu daya listrik : AC dan DC system.

  1. AC system ditandai dengan bentuk dan tampilan rel yang terdiri dari tiga jalur. Dua jalur di kiri kanan untuk menghantarkan listrik ber arus negatif dan satu jalur ditengah untuk menghantarkan arus listrik positif. Tampilan bagian bawah tengah lokomotivenya ditandai dengan adanya pick up shoe.
  2. DC system ditandai dengan bentuk dan tampilan rel yang terdiri dari dua jalur saja. Jalur kiri untuk menghantar arus listrik negatif dan jalur kanan untuk positif. Atau sebaliknya. Lokomotive menyerap arus listrik positif dan negatif dari dua roda di kiri kanannya saja.

(Main Source : http://www.relhobi.tripod.com)

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.